[ Postingan pertama ]
Kepemimpinan dan Pemimpin : Adalah Tindakan bukan Posisi.
Menurut pengertian dari hasil pencairan Google dinyatakan bahwa Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepemimpinan juga dapat diartikan sebagai proses dalam mengarahkan kegiatan kelompok atau organisasi.
Dalam ilmu manajemen, kepemimpinan sering disebut dengan istilah “Leader”.
Ciri-ciri kepemimpinan:
- Mampu mengendalikan, memimpin, dan mempengaruhi orang lain
- Mampu membimbing, mengontrol perilaku, perasaan, dan tingkah laku orang lain
- Mampu memfasilitasi upaya individu dan kolektif untuk mencapai tujuan bersama
Model kepemimpinan: Kepemimpinan Karismatik, Kepemimpinan Transaksional, Kepemimpinan Transformasional.
Faktor-faktor yang memotivasi pemimpin: Identitas afektif (kenikmatan memimpin), Non-kalkulatif (memimpin mendapatkan penguatan), Sosial-normatif (rasa kewajiban).
Perbedaan antara pemimpin dan kepemimpinan:
- Pemimpin fokus pada individu yang memimpin, sedangkan kepemimpinan fokus pada proses dan tindakan memimpin.
- Pemimpin memiliki gaya kepemimpinan tertentu, sedangkan kepemimpinan melibatkan berbagai pendekatan dan strategi.
Lalu menurut pengertian lain dari Wikipedia :
Kepemimpinan (bahasa Inggris: leadership) merupakan sebuah bidang riset dan juga suatu keterampilan praktis yang mencakup kemampuan seseorang atau sebuah organisasi untuk “memimpin” atau membimbing orang lain, tim, atau seluruh organisasi. Literatur para spesialis saling beradu pandangan, membandingkan antara pendekatan Timur dan Barat dalam kepemimpinan, dan juga (di Barat sendiri) antara pendekatan Amerika Serikat dengan Eropa. Civitas akademika di A.S. mengartikan kepemimpinan sebagai sebuah proses pengaruh sosial yang di dalamnya seseorang dapat melibatkan bantuan dan dukungan selainnya dalam usaha mencapai suatu tugas bersama.
Merujuk pada sebuah artikel pada website DJKN tulisan Cahyo A. Pambudi Pelaksana_Seksi HI KPKNL Padang, posting : Jum’at, 19 Desember 2014 pukul 21:21:43
Teori Kepemimpinan
Tiga teori yang menjelaskan munculnya pemimpin adalah sebagai berikut (Kartono, 1998:29) :
1. Teori Genetis menyatakan sebagai berikut :
- Pemimpin itu tidak dibuat, akan tetapi lahir jadi pemimpin oleh bakat-bakat alami yang luar biasa sejak lahirnya.
- Dia ditakdirkan lahir menjadi pemimpin dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun juga, yang khusus.
- Secara filsafat, teori tersebut menganut pandangan deterministis.
2. Teori Sosial (lawan Teori Genetis) menyatakan sebagai berikut :
- Pemimpin itu harus disiapkan, dididik, dan dibentuk, tidak terlahirkan begitu saja.
- Setiap orang bisa menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.
3. Teori Ekologis atau Sintetis (muncul sebagai reaksi dari kedua teori tersebut lebih dahulu) menyatakan sebagai berikut: Seseorang akan sukses menjadi pemimpin bila sejak lahirnya dia telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, dan bakat-bakat ini sempat dikembangkan melalui pengalaman dan usaha pendidikan; juga sesuai dengan tuntutan lingkungan/ekologisnya.
Kelebihan Pemimpin
Menurut Stogdill dalam Lee (1989), menyatakan bahwa pemimpin itu harus memiliki beberapa kelebihan, yaitu :
1. Kapasitas: kecerdasan, kewaspadaan, kemampuan berbicara atau verbal facility, keaslian, kemampuan menilai.
2. Prestasi (Achievement) : gelar kesarjanaan, ilmu pengetahuan, perolehan dalam olah raga, dan atletik, dan sebagainya.
3. Tanggung Jawab : mandiri, berinisiatif, tekun, ulet, percaya diri, agresif, dan punya hasrat untuk unggul.
4. Partisipasi : aktif, memiliki sosiabilitas tinggi, mampu bergaul, kooperatif atau suka bekerjasama, mudah menyesuaikan diri, punya rasa humor.
5. Status : meliputi kedudukan sosial ekonomi yang cukup tinggi, populer, tenar.
Kemudian, dalam Islam seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sekurang-kurangnya 4 (empat) sifat dalam menjalankan kepemimpinannya, yakni;
1. Siddiq (jujur) sehingga ia dapat dipercaya;
2. Tabligh (penyampai) atau kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi;
3. Amanah (bertanggung jawab) dalam menjalankan tugasnya;
4. Fathanah (cerdas) dalam membuat perencanaan, visi, misi, strategi dan mengimplementasikannya.
Selain itu penulis mengutip pada sebuah film action SNIPER The Last Stand 2025, terdapat sebuah narasi percakapan yang menyatakan bahwa “Kepemimpinan adalah tindakan, bukan posisi.” dalam narasi lain tentang pemimpin “Pemimpin tahu jalannya, menjalankan jalannya, dan menunjukkan jalannya.”
Lantas, menurut anda, Kepemimpinan dan Pemimpin itu apa dan bagaimana?


Sinurya
I LIKE YOUR ARTICLES 🤭
“Seorang guru dengan Basic sosial politik dan keguruan, keseharian didepan laptop dan murid”